Categories
Blogging

Pembangunan Industri Otomotif Kota Serang

Bukan karena sebagai offroader kalau Tubagus Haerul Jaman, Walikota Serang Banten, menyebut soal pengembangan kawasan wisata Tembong Jaya. Pria yang akrab dipanggil Haji Jaman itu mengaku prihatin kalau sejumlah ruas jalan di Wilayah penyangga DKI Jakarta ini merupakan tujuan kedua ekspedisi dari 25 daerah hingga bulan Oktober nanti.

Ditemui langsung oleh Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, kami mendapatkan penjabaran akan master plan jalan bebas hambatan maupun jalur arteri yang terhubung dengan Ibu Kota. “Perlu dipahami bahwa dunia otomotif tidak hanya terbatas soal pertumbuhan industri dan kendaraan bermotor saja,” ungkap kelahiran 43 tahun itu (25/4). Ia menyoroti soal kemacetan yang acap terjadi di jalur tol dalam kota. Ada sejumlah jalur tol yang sudah semestinya dipercepat pembangunannya, seperti jalur BSD-Cibitung dan Tigaraksa-Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Keduanya akan bisa membantu mengurai arus wilayahnya masih dipakai sebagai trek balap liar. Ya, Serang yang jadi tujuan pertama perjalanan tim KUN, memang punya sejumlah jalan yang ‘potensial’ dijadikan arena balap liar. Sebut saja ruas jalan menuju Rangkasbitung yang lebar dan lumayan mulus. “Kami akan segera mengembangkan sirkuit di kawasan Tembong yang selama ini untuk kegiatan offroad nantinya juga akan ada sirkuit aspal yang bisa dipakai untuk road race sampai gokart, drag race,” jelasnya. Sejurus kemudian ia menjelaskan bahwa hal itu dilakukan agar kegiatan otomotif di wilayahnya tidak lagi memakai jalan umum. “Walaupun ada juga yang masih kucing-kucingan, pokoknya kami segera selesaikan (sirkuit) itu,” tegasnya saat ditemui di kantornya (22/4).

Lebih dari itu, Sang Walikota berambisi menjadikan Serang sebagai salah satu tujuan wisata otomotif di Indonesia. Tidak hanya semata untuk kompetisi tetapi juga bisa untuk ‘bermain-main’.